Bone, Witanews.id — Kebakaran hebat yang melanda Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (11/9/2026) diduga akibat unsur kesengajaan. Insiden tersebut menghanguskan sembilan rumah panggung hingga rata dengan tanah, merusak dua rumah warga lainnya, serta mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Hasan (40), yang diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar. Selain rumah korban jiwa, deretan rumah warga yang terdampak meliputi hunian milik Salma, Ruddin, Kaya, Mamma Saide, Hasna, Latuo, Juma, Hj. Tiha, Pattawe, Agung Ondeng, Tahang, Niyya, dan Sakka.
Salah satu korban telah melaporkan insiden ini ke Kepolisian Resor (Polres) Bone. Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung mengamankan satu orang terduga pelaku di Mapolres Bone.
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ananda Gunawan, membenarkan adanya laporan resmi serta pengamanan terduga pelaku. Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait motif dan kronologi kejadian.
“Ya (terduga pelaku) sudah diamankan, saat ini korban sudah buat laporan, laporan dalam penyelidikan dan pendalaman kami,” ujar Ananda Kepada Witanews.id (14/9/2026).
Menanggapi isu yang beredar bahwa terduga pelaku merupakan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), kepolisian menegaskan tidak akan berspekulasi sebelum ada bukti medis resmi. Terduga pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan oleh tim ahli.
“Saat ini masih dalam pemeriksaan dan pendalaman, kami mau pastikan dahulu dengan ahli kejiawaan apakah betul, pelaku odgj atau tidak” tegas Ananda.
Sementara itu, gelombang simpati dan bantuan logistik mulai mengalir ke lokasi bencana. Anggota Komisi III DPR RI, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, meninjau langsung penanganan pascabencana di Desa Sanrangeng pada Minggu (13/9/2026) untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada para warga terdampak.
Melalui akun Instagram pribadinya, Amar turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang merenggut nyawa serta tempat tinggal warga tersebut.
“11 rumah terdampak, 9 rumah terbakar, 2 rumah terdampak, dan satu korban jiwa. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan seluruh warga terdampak diberi ketabahan,” tulis Amar.

















































































