Morowali, Witanews.id - Kecelakaan maut terjadi di Desa Lafeu, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Selasa, (18/8/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Insiden ini melibatkan mobil bak terbuka dan sepeda motor yang mengakibatkan satu orang pelajar meninggal dunia.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Morowali, Iptu Ni Nyoman Sukreni membenarkan insiden tersebut terjadi di wilayah hukumnya. Sukreni menceritakan kronologi kejadian berdasarkan hasil olah TKP, dimana korban beserta kedua penumpangnya tertabrak lalu terlindas oleh mobil tersebut.
Ini anak (Korban) tertabrak dan masuk di dalam mobil, ketiga korban ikut terseret sejauh 12 meter. Dua luka berat, satu meninggal dunia" Ungkap Sukreni Kepada Witanews.id 19/8/2026.
Sukreni juga mengatakan sopir mobil yang terlibat kecelakaan tersebut telah diamankan oleh jajarannya di unit Kepolisian Sektor (Polsek) Bungku.
"Pengemudi kendaraan roda empat telah diamankan di Polsek Bungku Selatan guna penyelidikan lebih lanjut". Tambah Sukreni
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil Suzuki Megacarry warna hitam bernomor polisi DW 8459 BG yang dikemudikan oleh ZA (75), hendak bergerak keluar dari halaman rumahnya di Desa Lafeu. Pada saat bersamaan, melintas sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu dengan nomor polisi DN 6801 GU yang dikendarai oleh seorang pelajar, Rifka Jawardin (17). Rifka saat itu tengah membonceng dua penumpang, yakni seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial RA (51), dan seorang balita berusia 3 tahun berinisial ARP.
Mobil yang melaju keluar dari halaman rumah, langsung menabrak pengendara motor tersebut hingga para penumpangnya terjatuh.
Tak hanya menyebabkan pengendara motor terjatuh, mobil yang dikemudikan ZA itu juga melindas Rifka dan kedua penumpangnya hingga terseret sekitar 12 meter. Mobil tersebut baru terhenti usai menabrak teras rumah warga sekitar.
Akibat insiden tersebut, Rifka diduga mengalami luka lindas di bagian dada dan kepala. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Lafeu, namun akibat luka parah yang dialaminya, Rifka dilaporkan meninggal dunia di Puskesmas tersebut.
Sementara itu, balita ARP juga dilaporkan mengalami luka berat berupa patah tulang paha kanan serta luka lecet di bagian kaki dan mata. Penumpang lainnya, RA mengalami luka lecet di bagian kaki. Kedua korban yang dilaporkan selamat tersebut saat ini masih dirawat secara intensif di Puskesmas Lafeu.
Saat ini, ZA telah diamankan di Polsek Bungku Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan turut disita sebagai barang bukti. ZA dilaporkan selamat dalam insiden tersebut tanpa mengalami luka fisik.
Berdasarkan data yang dihimpun, korban merupakan pelajar dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bungku Pesisir. Rifka sempat terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka(Paskibraka) di daerah tersebut dalam kegiatan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 pada tahun 2025 lalu.